pariwisata kabupaten lamongan

Ambisi Masuk Kedokteran Ratusan Juta Amblas

  Dibaca : 339 kali
Ambisi Masuk Kedokteran Ratusan Juta Amblas
space ads post kiri

Warga Kedung Pring Tertipu

Saking inginnya memasukkan anaknya ke Fakultas Kedokteran, seorang bapak asal Desa Kalen Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan  Abdul Malik (51) tertipu ratusan juta rupiah. Duit amblas, harapan sang anak pun kandas.

Kejadian tersebut bermula saat anak korban akan memasuki ke sebuah jenjang perguruan tinggi. Saat itu pelaku yang mengaku bernama Abdul Mukit dengan alamat Taman Kampus B-5 Jember mendatangi rumah korban pada tanggal 2 November 2013, kemudian pelaku menawarkan kepada korban untuk memasukkan anak korban ke Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Jember dengan memberikan uang beli kurisi atau pelicin sebesar Rp. 300 juta.

Korban yang tertarik dengan tawaran pelaku, akhirnya menyetujui. Namun, pada waktu itu pelaku juga memberikan syarat agar korban membayar uang muka terlebih dahulu, dan sisanya dibayar setelah anak korban dinyatakan diterima alias masuk ke Fakultas Kedokteran tersebut.

Korban kemudian sepakat membayar uang muka yang dilakukan secara bertahap dengan cara diserahkan secara langsung maupun dengan mentransfer via Bank BNI dengan total keseluruhan sebesar Rp. 154 juta.

Kendati sudah melakukan pembayaran sesuai permintaan pelaku, ternyata anak korban tidak masuk di Fakultas Kedokteran UNEJ. Karena merasa ada yang janggal, korban kemudian mendatangi pelaku dan meminta pelaku untuk mengembalikan uang yang disudah diberikan kepada pelaku pada tanggal 2 Nopember 2013 lalu. Dan Pada saat itu juga pelaku juga membuat surat pernyataan yang isinya akan mengembalikan uang tersebut.

Namun, setelah ditunggu-tunggu uang tersebut tak kunjung kembali, bahkan saat korban mencoba menghubungi pelaku, pelaku sulit untuk dihubungi.

Karena merasa dirugikan akhirnya korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lamongan. Senin (23/1/2017). Kasubbag Humas Polres Lamongan AKP Suwarta saat dikonfirmasi membenarkan laporan korban tersebut.

“Laporan tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh jajaran Satreskrim Polres Lamongan,” ucapnya. (ifa/zen)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional