pariwisata kabupaten lamongan

Jagung Unggulan Lamongan Tembus 10 Ton Lebih Perhektar

  Dibaca : 464 kali
Jagung Unggulan Lamongan Tembus 10 Ton Lebih Perhektar
PANEN JAGUNG: Bupati Lamongan H Fadeli saat mengendalikan mesin pemanen jagung di Desa Banyubang Solokuro Lamonan. Di kawasan jagung modern seluas 100 hektar tersebut, hasil produksi meningkat tajam menjadi 10 ton lebih per hektar.
space ads post kiri

Panen Raya Perdana Sukses

Tidak sia-sia Bupati Lamongan Fadeli jauh-jauh belajar pertanian modern ke Amerika Serikat selama sepekan, dan kemudian menginisiasi pembentukan kawasan jagung modern di Desa Banyubang Kecamatan Solokuro. Produktivitas jagung Lamongan yang sebelumnya hanya rata-rata 5,8 ton perhektar, melonjak menjadi 10 ton perhektar bahkan lebih.

Hamparan pertanian jagung modern di kawasan seluas 100 hektar itu dipanen raya Bupati Fadeli, Selasa (24/1). Dari hasil ubinan yang dilakukan, rata-rata produktivitas jagung jenis hibrida di kawasan itu mencapai 10,6 ton perhektar.

Fadeli usai panen raya menjelaskan, di kawasan itu ada 11 varietas jagung hibrida yang diujicoba, dengan 5 varietas diantaranya adalah yang jenis unggulan. Kelima varietas unggulan itu menurut dia mampu menghasilkan produktivitas paling rendah 8 ton dan yang tertinggi mencapai 12,71 ton perhektar. “Dari hasil ubinan yang sudah dilakukan, produktivitas rata-ratanya mencapai 10,6 ton perhektar.

Kawasan ini sebagai upaya kami untuk memberikan contoh nyata bagi petani lainnya. Sebuah persembahan dari Lamongan untuk Indonesia. Bahwa jika budidaya jagung dilakukan secara modern, hasilnya ternyata luar biasa. Semoga kawasan ini bisa menjadi model percontohan bagi petani lainnya,“ kata dia.

Fadeli mengatakan Pemkab Lamongan akan membuka diri, bagi petani lainnya di Indonesia untuk belajar di kawasan tersebut, menjadikannya sebuah kawasan percontohan nasional.

Tahun ini, lanjut dia, kawasan percontohan serupa akan diperluas menjadi 10 ribu hektar di 12 kecamatan Lamongan. Kawasan jagung modern 10 ribu hektar itu juga ditargetkan bisa setidaknya mencapai produktivitas 10 ton perhektar.

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional