pariwisata kabupaten lamongan

Dipenuhi Enceng Gondok, Aliran Bengawan Jero Terganggu

  Dibaca : 561 kali
Dipenuhi Enceng Gondok, Aliran Bengawan Jero Terganggu
space ads post kiri

Jenis Tumbuhan enceng gondok kini menjadi pemandangan sehari-hari di Bengawan Jero yang melintas di wilayah Kecamatan Glagah dan Karangbinangun. Tumbuhan gulma air atau enceng gondok tersebut merata menutupi permukaan air, akibatnya aliran Bengawan terganggu dan terjadi pendangkalan.

Ahmad Anwar yang merupakan warga Karangbinangun mengaku sangat terganggu dengan adanya tumbuhan gulma air tersebut. “Selain itu lalulintas atau transportasi sungai juga terganggu karena perahu tidak bisa melintas,” kata Anwar, Minggu (29/1).

Anwar juga menerangkan pada kondisi normal Bengawan Jero tersebut merupakan jalur lalu lintas air yang digunakan warga untuk mengangkut pupuk menuju tambak atau sawah warga karena sebagai besar tambak mereka berada di dekat aliran Bengawan.
“Sebagian masyarakat dalam kondisi normal juga lebih memilih menggunakan perahu untuk menuju pasar membeli kebutuhan sehari-hari mengingat sejumlah pasar juga berada di tepi bengawan. Namun saat ini harus menggunakan jalan darat,” terang Anwar.

Kini warga berharap Pemkab Lamongan agar terus menerus melakukan pengawasan terhadap enceng gondok tersebut. Karena meski sering dilakukan pembersihan, Namun sisa-sisa dari tumbuhan gulma air tersebut masih tumbuh liar dan mudah berkembang dan menutup permukaan bengawan lagi. “Memang sering kali dilakukan pembersihan, baik oleh anggota TNI maupun pihak Pemkab Lamongan. Namun setelah itu enceng gondok tumbuh dan menutup bengawan lagi,” ungkap Anwar.

Kondisi Bengawan Jero yang penuh dengan enceng gondok tersebut diantaranya terjadi di Desa Margo Anyar dan Desa Glagah Kecamatan Glagah, Desa Priyoso, Desa Barang dan Desa Blawi Kecamatan Karangbinangun. (ifa/zen)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional